Sebelum ini, Ben tidak pernah membicarakan tentang Mary ataupun perasaannya pada gadis itu dengan siapapun. Bahkan tidak dengan Sue yang notabene adalah orang yang paling dekat dengannya setelah kepergian Sally. Jika ia mengingat lagi ke belakang, Ben memang tidak pernah membicarakan tentang gadis-gadis yang pernah atau sedang dekat dengannya. Pada siapapun itu. Ia selalu menyimpan rapat-rapat kehidupannya pribadi dari semua orang yang mengenalnya. Jadi, jika sekarang ia bisa membicarakan tentang Mary pada gadis yang memiliki wajah mirip, jelas-jelas itu suatu keajaiban yang mungkin tidak akan terulang lagi. Mungkin itu karena anggur yang ia minum. Atau mungkin karena gadis itu Valerie. Ketika melihat Valerie tanpa kacamatanya, apa yang ada di kepala Ben hanya satu nama. Mary. Valer

