Setelah mempertimbangkan banyak hal, akhirnya Amir mengambil keputusan untuk memaksa Syani dan Zee kembali ke kediaman mereka yang memang terpisah dengan kediaman utama Al Kharafi. Amir memang tidak tinggal satu rumah, apalagi satu kamar dengan Syani. Hal itu memang sesuai dengan apa yang telah mereka sepakati saat menikah. Hanya saja, setiap minggu Amir memiliki jadwal untuk mengunjungi kediaman di mana Syani dan Zee tinggal. Kediaman itu juga dibuat mewah dengan semua fasilitas lengkap serta para pelayan dan pekerja yang profesional. Jadi, meskipun tidak tinggal di kediaman utama, Syani dan Zee tetap tinggal dengan nyaman dan mewah tentunya. Sebelum pulang, Syani dan Zee memang membuat keributan. Untungnya, Amir dengan tegas memberikan perintah untuk keduanya agar segera pulang.

