Prince 4

1325 คำ
*** Dannnnnnnnnnn Cuppppppp Duaaaakkkkkk Awwww Entah mungkin dapat kekuatan dari Pak RT pak RW atau bapak ustad. Putri yang tadi kelihatan pasrah kini berhasil menendang dengan telak juniornya Joe. Hingga sang empunya junior langsung terjengkang dengan wajah pucat pasi. "Princeessssssssss teganya dikau . Masa depanku ya allah. Hancur sudah masa depankuuuuuuu." Joe meringkuk memegangi juniornya yang berkedut. Bukan karena nikmat tapi penderitaan yang laknat. "Princessssssss kamu musti tanggung jawab gimana kalau tak bisa bangun lagi ... bisa terputus keturunan ku di sini hiks hiks princesssss." Joe berusaha berdiri walau dengan wajah meringis. Sedang Putri yang awalnya lega terbebas dari pangeran m***m itu jadi kasihan juga lama-lama melihat Joe yang kesakitan. "Siapa suruh mesum." Putri berlindung di balik sofa takut jika sewaktu-waktu prince bakal menghampirinya. "Aku kan m***m ama calon istri sendiri." "Siapa juga yang mau jadi istri kamu?" "Ok, kalau kamu enggak mau nikah sama aku. Maka, aku bakal nuntut kamu atas dasar kekerasan." "Eh ... kok gitu! Kamu ancam saya?" Putri mulai waspada lagi. "Kalo iya kenapa?" Joe sudah mulai egois lagi. "Enggak bisa gitu dongk, seharusnya aku yang nuntut kamu atas dasar pelecehan." "Buktinya apa? Ciuman kan tak meninggalkan bekas. tapi, kalau tendangan kamu pasti ada bekas memar di sana?" Joe tanpa malu menunjuk tempat miliknya berada. "Eh ...." Wajah Putri seketika merah merona. "Kamu tidak punya bukti. Sedang aku punya." Joe tersenyum menang. "Eh ... memang buktinya mana? Engak kelihatan." "Oh ... Mau lihat?" "No ...." Putri menutup wajahnya. Joe semakin  semangat. "Kalau begitu ini bakal aku bawa ke dokter dan pasti dokter dan wartawan lebih percaya sama aku karena aku artis terkenal." "Aku aku-aku ... punya saksi kalau kamu culik aku dari butik," kata Putri senang. "Duh Princess ... kamu lupa itu butik siapa? Sudah pasti mereka bela akulah. Aku kan bisa pecat mer ka kalau mereka dukung kamu." Kata joe tanpa rasa malu. Mampus. Batin Putri. Susahnya jadi orang miskin. Mau benar juga jadi salah kalau musuhnya orang kaya mah. Joe yang sudah merasa baikan menatap putri tajam. "Sekarang mau nikah sama aku apa masuk penjara karena tuduhan kekerasan?" "Memang enggak ada pilihan lain apa? Masak masuk penjara sih?" Putri merasa bodoh banget. Artis itu kena gampar saja di bawa ke meja hijau bagimana dengan apa yang di lakukan putri? Pasti bukan cuma meja hijau, tapi meja merah biru kuning dan meja pak kepsek bisa di bawa ke sini. "Enggak, pokoknya kamu harus jadi istri aku." Ya allah emak bapak ampuni putrimu yang imut-imut ini. Putri kayaknya enggak bisa bantuin kalian lagi karena harus menikah dan jadi istri keduanya prince gelo ya allah. "I ... iya ya iyaaaaa aku bakal nikah sama kamu tapi jangan masukin penjara ya ..  jangan minta ganti rugi juga aku kan gak punya duit." Putri yang matanya sudah berkaca-kaca menahan tangis. Yes yes yessssss batin Joe begitu mendengar persetujuan dari Putri. "Ok untuk menghindari penipuan, aku bakal buat perjanjian pra nikah," kata Joe pura-pura datar padahal dalam hati sudah sorak sorak bergembira bergembira semua Sudah bebas negri kita Negri kita semua Indonesia merdeka Merdeka Sedang buat putri menikah sama artis memang begitu ya ...  musti ada perjanjian pra nikah.  Takut harta gono gini nya amblas kali. Sory saja Putri enggak minat tuh, batinnya ngedumel. Tetapi kalau dapet warisan enggak nolak sih he he he. Sedang Joe sibuk menulis sesuatu di laptopnya. Dan langsung di print. "Siapa namamu?" tanya Joe tiba-tiba. "Putri." "Nama lengkap princesss." "Mau ngajak nikah tapi nama lengkap saja enggak tau," dumel Putri. "Princessssssssss." "Nama ku Vanilla Putri Anggara. Dan stop panggil aku princess. Aku bukan putri kerajaan." Vanilla ....? Pantes manis semanis Vanilla. Batin joe sambil cengengesan. Duh ... Jadi pengen jilat lagi kan. "Putri bahasa inggrisnya apa?" tanya Joe. "Princess." "Jadi salah enggak aku panggil kamu princess?" Eh bener juga ya batin putri. **** Perjanjian pra nikah Saya yang bertanda tangan di bawah ini Vanilla putri anggara sebagai pihak pertama Dan josep wiliam draco sebagai pihak kedua. 1. Pihak pertama dengan ikhlas dan tanpa paksaan dari pihak manapun bersedia menikah dengan pihak kedua 2. Pihak kedua berhak mengatur pihak pertama dalam segala hal. 3. Jika pihak pertama membatalkan pernikahan atau meminta cerai dari pihak kedua.maka pihak pertama bersedia membayar denda sebesar 10milyar dan kurungan penjara 30thn. 4. Sebagai rasa pertanggung jawaban pihak pertama pada pihak kedua karena melakukan kekerasan terhadap pihak ke dua. Maka pihak pertama wajib mengelus memijit dan melakukan segala sesuatu yang bisa menyembuhkan junior pihak kedua yang mendapat kekerasan hingga di nyatakan sehat dan siap di gunakan. (m***m akut) 5. Pihak pertama akan tinggal di rumah pihak ke dua sampai acara pernikahan di laksanakan. 6. Pihak kedua selalu benar. Jadi bila pihak pertama melakukan kesalahan pihak kedua berhak memberi hukuman. (Hukuman tidak boleh melukai fisik) 7. Pernikahan ini berlaku seumur hidup kalau perlu buat perjanjian ama malaikat maut biar perjanjian pernikahan ini bisa berlaku di akhirat juga. Pihak pertama             Pihak ke dua Vanilla                                       Josep Joe langsung memberikan surat perjanjian yang sudah di tandatangani olehnya. "Cepat tanda tangan." "Sebentar aku baca dulu." Putri mengambil surat perjanjian itu dan mulai membacanya. Dan Tik tok Tik tok Tik tok PERJANJIAN MACAM APA INI. Seketika putri melotot karena heran dengan isi perjanjian. mana ada perjanjian kayak gini? ini mah Joe yang untung, dia rugi bandar. No. 1 sudah jelas pernikahan ini atas paksaan dan putri enggak rela lahir batin. No. 2 masak iya semuanya di atur jangan-jangan mau ke toilet nanti juga ada jadwalnya. No. 3 jelas-jelas penindasan. gajinya saja cuma tiga juta, masak kalau batal nikah putri harus  ganti 10 M. Yang benar saja, seumur hidup juga enggak bakal lunas. Sudah gitu bukannya hukuman penjara maksimal itu 20 tahun ya. Lha ini sampai 30 thn. Ini penjara punya siapa? No. 4  Putri bukan tukang pijit jadi enggak mungkin bisa pijit dengan baik dan benar. Kalau salah urut bagimana? Didenda lagi pasti. Lagipula kenapa musti memijat  si junior? Siapa itu junior? kenal juga kagak. (Cewek polos tingkat akut alias bocah iyalah baru 15 thn) No. 5  Enak saja tinggal serumah sebelum nikah, bisa di gorok dia sama emaknya No. 6 Joe Selalu benar. Bukannya biasanya cewek yang selalu benar ya. Ini otaknya Joe saja enggak benar ngaku-ngaku paling benar. lagipula kenapa ada hukuman segala. Kayak anak sekolah saja pake ada hukuman. No. 7. Ya iyalah seumur hidup. Mana ada yang mau menikah cuma sehari dua hari trus habis itu cerai. Itu mah kelakuan orang sableng. Pake janjian sama malaikat maut. Kalau Joe mati duluan enggak apa-apa. Putri akan ikhlaskan lahir dan batin. Itulah kira-kira ungkapan isi hati dari putri. Tapi karena hukuman penjara yang di depan mata, mana berani dia protes. Alhasil dia cuma bisa menangis pasrah saat dengan terpaksa memandangi surat perjanjian itu. Demi anak jalanan anak langit anak sekolahan anak anjing dan anak ayam cabe-cabe an. Putri enggak ikhlas ya Allah. Benar-benar enggak ikhlas. Selamatkanlah hambamu dari siksaan pangeran iblis yang tampan dan m***m ini ya Allah. Semoga amal ibadahnya di terima di sisimu. "Eh .... Princess kok nangis?" Joe memeluk Putri dan entah sadar atau tidak Putri malah membalas pelukannya. "Kamu jahat masak perjanjian kayak gitu. Gak ada yang menguntungkan aku sama sekali." "Siapa bilang. Untungnya banyak tau princess." "Untung apaan? Tidak ada." "Mau aku sebutin." "Yang pertama, kamu bakal jadi kaya raya karena semua milikku akan jadi milikmu." "Yang ke dua, kamu bebas menyentuh memonopoli dan melakukan apa pun pada tubuhku. Cewek lain dampai ngimpi-ngimpi saking berharap itu loh princess." "Yang ketiga dan yang paling penting juga paling menguntungkan adalah princess bakal menikah dengan orang paling ganteng sedunia akhirat. Paling caem sejagat raya dan paling unyu se alam semesta dan paling paling palingggggggg diminati di segala alam mulai alam manusia alam gaib hingga alam mbah dukun." Gubrak. Putri serasa ketiban bakso berton-ton mendengar kepedean Joe yang sudah over dosis itu. Belum nikah saja sudah segini gilanya Apalagi kalau menikah. Bisa setengah gila setengah waras dan setengah setengah. Dan Demi kang somai kang cireng kang bakso dan akang-akang yang  mau jadi kakakangnya putri. Pasrah sudah putri pasrah. *** Tbc
อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม