“Data yang dikirim Kevin sudah saya periksa, Pak. Semua nama yang ada di sana sama dengan murid-murid sekolah ini.” Sajaka menggeser flashdisk di atas meja ke arah pembimbing organisasi. Pak Sammy, guru muda sekaligus kakak dari Kevin itu mengambil flashdisk di meja. Belum lama ini ia dikejutkan dengan kabar bahwa banyak dari anak ajarnya terlibat dalam sebuah web yang tidak jelas. Mereka masuk ke dalam web itu setelah kasus seorang siswi yang mengakhiri hidup. “Jadi mereka benar-benar anak sekolah kita?” Sammy menatap kedua murid di hadapannya. Mereka sedang berada di sekolah. Meski sangat mengganjal setiap bicara formal pada dua anak yang telah ia kenal sejak kecil apalagi salah satunya adalah adik sendiri. “Betul, Pak. Kevin yang mengumpulkan semua data dengan teliti. Say

