Tujuh Belas: RENCANA INDIVIDUAL

1811 คำ

Beberapa jam setelahnya, rencana individualku dimulai. Aku harus mengambil resiko terkait ini. Maka dari itu, disinilah aku, menghadapi tatapan kecewa Earl. Dia sudah menerima kirimanku, dari ponsel Andrew.   “Putus?” “Ya. Lebih baik begini. Nyatanya kau semakin sulit aku mengerti dari hari ke hari. Terlebih ini.” Earl membuat suasana sore kami semakin dingin dengan melempar ponselnya ke arahku. Di sana, terlihat kiriman itu. Beberapa gambar. Gambar itu adalah rekayasa, sebenarnya, namun tanpa Andrew yang aku ajak berkompromi. Di gambar itu memang ada Andrew. Tapi dia sungguhan menganggap semuanya tak rekayasa. “Kenapa denganmu, Laura?” “Aku jenuh padamu.” tembakku langsung. Benar saja. Earl diam. Dia membisu, menyadari kesibukannya di pekerjaan barunya itu, bersamaan dengan usia h

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม