“Aku sudah menggugat cerai James,” kata Sharon acuh tak acuh. Seperti biasa, hari itu dia bertandang kembali ke kediaman kekasih gelap yang tak lama lagi—jika dirinya benar-benar berjodoh dengan Frans Hadrianus—akan berubah statusnya menjadi suami keduanya. “Apa? Kamu tidak salah?” ucap Frans seraya mengernyitkan dahinya. “Cepat sekali kamu menyerah pada keadaan, Sharon?!” bentaknya. “Terus aku harus bagaimana lagi, Frans?!” bentak Sharon balik. “Kamu mau aku mengiriminya ilmu hitam?” tanyanya. Frans malah balik bertanya, “Kamu percaya dengan hal semacam itu?” “Tidak usah gila!” cetus Sharon. Dia tersenyum sinis. “Seandainya kamu tahu, betapa aku sudah merendahkan diriku sendiri di hadapan cecunguk itu hanya demi membujuknya supaya dia mau menanamkan ‘benihnya’ di dalam rahimku … Lebih

