“Ayahku tidak bisa datang karena kondisi fisiknya sedang drop,” jawab Anastasia sembari memperhatikan jalanan beraspal melalui jendela kaca mobil bentley merah yang sedang ditumpanginya. Apa yang diucapkannya barusan ada benarnya tapi juga ada bohongnya. Benar, dikarenakan penyakit menahun yang diderita Samudra Hameldon memang sempat kambuh malam sebelumnya, maka dari itu Anastasia memintanya untuk istirahat di rumah. Salah, dikarenakan Samudra sendiri yang tidak mau menghadiri acara sidang perceraian itu. Sidang perceraian itu, membangkitkan ingatan Samudra akan sesuatu di masa lalu, yang tentu saja berkaitan dengan William dan Celine—mendiang istrinya. Memori yang sungguh sangat tidak menyenangkan. Kenangan pahit yang ia harap mampu ia lupakan, tapi sayangnya batinnya selalu menolak p

