Dendam di Atas Ranjang PanasUpdated at Feb 12, 2026, 03:49
Vania terbangun sambil memegangi kepalanya yang berdenyut. Dengungan memenuhi telinga, napasnya sesak, seolah oksigen menghilang. Potongan memori mulai berputar di kepalanya. Mobil menghantam pembatas, ledakan yang merenggut adiknya, dan wajah licik penyebab semuanya. Sensasi sakit terasa nyata, terlalu sempurna untuk sekadar mimpi. Pandangannya jatuh pada tangan kiri yang terluka, sayatan kecil terukir jelas. Ingatan Riko yang menggores tangan sebelum membunuhnya. Kilat menyambar di balik hujan, mobil terbakar, senyum itu kembali. Vania menegakkan tubuh. Ini bukan mimpi, ini kenangan yang bangkit, menuntut kebenaran dan balas dendam. Luka, hujan, dan api bersatu, mengantar Vania menelusuri masa lalu gelap demi keselamatan dirinya sendiri dan kebenaran yang tersembunyi.