Selir Untuk Putra MahkotaUpdated at Jan 29, 2026, 09:33
Arienne Vale tumbuh dengan satu luka yang tak pernah sembuh: kerajaan telah merenggut ibunya dengan tuduhan keji. Saat usianya baru sebelas tahun, ia menyaksikan bagaimana hukum istana menjatuhkan hukuman mati tanpa kebenaran—kepala ibunya dipenggal, jasadnya dibiarkan menjadi santapan burung pemakan bangkai. Sejak hari itu, kata keadilan kehilangan maknanya bagi Arienne.
Ayahnya—mantan perdana menteri kerajaan—kehilangan jabatan, nama baik, dan segalanya. Demi menyelamatkan sisa hidup putrinya, ia membawa Arienne menjauh dari istana, bersembunyi di desa terpencil bernama Windmer, berharap waktu dan ketenangan mampu menyembuhkan trauma yang ditinggalkan darah dan pengkhianatan.
Namun masa lalu tak pernah benar-benar mati.
Ketika Arienne tumbuh menjadi gadis dewasa yang cantik dan cerdas, pasukan kerajaan datang menjemputnya—bukan dengan undangan, melainkan paksaan. Atas perintah Permaisuri Aurelia, Arienne dipilih untuk menjadi selir Putra Mahkota Valoria. Tanpa alasan yang jelas. Tanpa hak menolak.
Istana yang dulu menghancurkan hidupnya kini menuntut kehadirannya kembali.
Di balik kemewahan, Arienne harus bertahan di tengah intrik politik, rahasia kelam, dan tatapan orang-orang yang menyimpan niat tersembunyi. Ia dipaksa hidup di antara kekuasaan yang dibencinya dan seorang Putra Mahkota yang menyimpan luka serta kebenarannya sendiri.
Apakah Arienne akan menjadi korban kedua dari kerajaan yang sama—
Atau justru bangkit sebagai kunci yang akan mengguncang takhta Valoria?