Selir Untuk Putra MahkotaUpdated at Mar 31, 2026, 11:57
Arienne Caelum tumbuh dengan satu luka yang tak pernah sembuh, yaitu kerajaan telah merenggut ibunya dengan tuduhan keji. Saat usianya baru sebelas tahun, ia menyaksikan bagaimana hukum istana menjatuhkan hukuman mati tanpa kebenaran. kepala ibunya dipenggal, jasadnya dibiarkan menjadi santapan burung pemakan bangkai. Sejak hari itu, kata keadilan kehilangan maknanya bagi Arienne.
Ayahnya, mantan perdana menteri kerajaan kehilangan jabatan, nama baik, dan segalanya. Demi menyelamatkan sisa hidup putrinya, ia membawa Arienne menjauh dari istana, bersembunyi di desa terpencil bernama Windmer, berharap waktu dan ketenangan mampu menyembuhkan trauma yang ditinggalkan darah dan pengkhianatan. Marga Caelum pun diganti menjadi Vale, demi menyembunyikan garis keturunannya.
Ketika Arienne tumbuh menjadi gadis dewasa yang cantik dan cerdas, pasukan kerajaan datang menjemputnya. Bukan dengan undangan, melainkan paksaan. Atas perintah Permaisuri Aurelia, Arienne dipilih untuk menjadi selir Putra Mahkota Valoria. Tanpa alasan yang jelas. Tanpa hak menolak.
Istana yang dulu menghancurkan hidupnya kini menuntut kehadirannya kembali.
Di balik istana itu, Arienne harus bertahan di tengah intrik politik, dan tatapan para selir yang penuh iri dengki. Ia terpaksa menjalankan amanah ayahnya untuk menyembunyikan identitas sebenarnya dan menjadi permaisuri di kerajaan itu. Itu semua harus ia lakukan untuk membalas dendam atas traumanya dan juga demi kesejahteraan rakyat di negeri Valoria yang sedang di landa krisis pangan karena meningkatnya populasi belalang.
Apakah Arienne akan berhasil menjalankan amanah ayahnya?
Ataukah ia justru terguling oleh para saingannya?