Anyelir harus bertemu dengan Arsya dengan cara yang tidak biasa.
perbedaan umur yang jadi pekara dan masalah cinta yang jadi tidak bisa diterima dua belah keluarga.
Thanya Djiwa Sativa dalam usia dewasa yang renta disapa "Perawan Tua". Tiga puluh satu tahun dan belum menikah.Thanya dalam krisis , merasa kehilangan arah dan tidak memiliki tujuan hidup yang pasti. Gairah hidupnya PADAM.
Hidup Thanya hanya cukup di kamar. Kamar yang menurutnya " Dunia" paling aman.
Benar saja ! saat Thanya mencoba keluar dari sangkarnya , ranjau ranjau kehidupan mulai meledak disekitarnya.
Ranjau itu bernama Madhana Arya dengan dua orang putra putrinya . Ayasa Putri Arya dan Aryasa Putra Arya.
" Gusti... Tolonglah. Seputus asanya saya sama jodoh tapi nggak begini juga cara saya dapet jodohnya. Kok nggak elegan sekali ya Allah. Yaya sedih ya Allah"
- Thanya Djiwa Sativa
" Ck , jadi perempuan kok tidak tahu diri ! Halunya kok kebangetan . Emang dipikir saya mau sama dia. Yang ngantri buat dapet saya banyak. Anak SMA saja kalau lihat saya maunya minta di halalin kok"
- Madhana Arya
" Nggak bisa dibiarkan ya Abang , pokonya Tante Yaya harus jadi Mommy kita. Harus ! Aya bosen makan ceplok setengah gosong tiap pagi.. pantat Aya bisulan Abang ! ish "
- Ayasa Purti Arya
" boleh lah kita rapatkan sambil nyemil siomay mang dadang ! cusss "
- Aryasa putra Arya
Berkali kali gagal soal cinta , dari mulai jaman SMA saat di comblangin sama temen sekelas dikira baik ternyata sifatnya burik. Lepas dari itu nemu satu lagi cowok cakep manis banyak yang demen keliatan anak "baik - baik" ternyata punya mata jelalatan. Habis rugi waktu empat tahun pacaran akhirnya ketauan dia selingkuh dibelakang berbulan bulan. Dapat yang baru ternyata aku cuma jadi pelarian.
Belum kapok gagal yang kesekian , diumur 27 tahun aku coba lagi buka hubungan. Awalnya aman, sampai kedekatan yang sudah masuk satu bulan, belangnya mulai kelihatan. Cowok ini pengangguran ( masihlah aku terima) tapi kenapa semua omongannya membual. Menyombongkan harta milik keluarga, bukan harta orang tua tapi harta om tantenya dan segala omongan bermuatan halu tanpa di barengi usaha. Bubar, aku butuh calon imam yang penuh tanggung jawab bukan asal cuap.
Dikejar usia, orang tua mulai ribut soal nikah. Ya sudah , okay aku lupakan kegagalan yang terakhir. Ketemulah sama teman lama yang punya niat yang sama. Seriuslah kita , sampai sudah ditahap lamaran. Dan tiba tiba badai datang lebih dahsyat dari yang sebelumnya. Ketika faktanya cowok si***n ini ternyata pernah menghamili istri orang sampai membuahkan anak yang sekarang berusia 3 tahun. Gusti selamet aku, untung aja.
Tapi gara gara itu semua, aku jadi males untuk menjalin hubungan baru. Laki laki di sekitarku kenapa gak ada yang beres ?
Tantja Sabia Humaira , 30 Tahun jomblo kebablasan . Sekertaris dari petinggi perusahaan percetakan.