Story By NANDA RICO PRADANA
author-avatar

NANDA RICO PRADANA

ABOUTquote
"Di sisi gelap malam, kata-kata lahir dari bayangan dan ketakutan."
bc
KUTUKAN LEMAH IRENG
Updated at Nov 1, 2026, 04:54
Harga Dari Sebuah Kekayaan Kampung Pangaliaran, Tanah Banten 1990 Sebuah keluarga miskin yang sudah tidak punya arah hidup dan terjerat banyak hutang, kini menjadi Seorang pengusaha kaya, mempunyai banyak tanah, sawah, rumah besar, mobil mewah dan tentu menjadi Seseorang yang sangat di segani dan di hormati di kampung pangaliran. Sebuah perubahan pesat yang menjadi buah bibir masyarakat. Tentu membuat semua orang bertanya tanya ??. Di balik kekayaannya yang sudah melimpah ruah keluarga Mulyo juga di kenal sangat dermawan dan suka menolong warga kampung yang sedang kesusahan terlebih disaat ada warga kampung Pangaliran yang meninggal, Joko Mulyo bersama Nyai Karsih istrinya selalu hadir dan membantu biaya pemakaman dan acara tahlilan hingga malam ke tujuh. Di balik senyum yang ramah di hadapan semua warga kini berbanding terbalik ketika mereka sudah berada di rumahnya sendiri. Joko Mulyo lebih sering menyendiri di dalam Panggonan pati, kamar ritual yang pintunya selalu di jaga oleh orang kepercayaannya yang bernama karta suryo. Kematian setiap warga adalah anugerah bagi keluarga mulyo dan Wirangkara Raja Iblis yang selalu di sembah oleh keluarga mulyo di dalam Panggonan pati. Sampai mereka semua tidak sadar kebahagiaan di atas ke musyrikan yang mereka lakukan akan hancur, ketika mereka salah sasaran dan menargetkan orang yang salah. Ada salah satu pekerja baru di rumah itu yang akan mereka jadikan persembahan untuk Wirangkara malah di gagalkan oleh keluarga pekerja baru itu, yang diam diam melindungi dan mengawasi pemuda tersebut. Hingga semuanya berubah ketika salah satu keluarga pekerja baru itu berhasil memusnahkan Wirangkara di sebuah tanah hitam yang penuh dengan tangisan dan teriakan manusia yang gagal dalam perjanjian dan tumbal dari perjanjian itu. Tidak ada kekayaan yang datang tanpa harga. Di Lemah Ireng, harga itu dibayar dengan nyawa.
like