Belajar untuk menumpahkan rasa yang ada, mengalihkan kehambaran akan cahaya rembulan yang dibintangi oleh bintang akan keindahan alam yang ada, kebangkitan meski digagal akan ketakutan dalam getaran yang belum hilang, bangkit dari kesakitan akan keindahan jikalau bisa menciptakan kebahagiaan tersendiri tanpa tergantung pada orang lain.
" Jan, bangun udah pagi ni," bangunnya tapi, tidak kuhirau karena masih nyaman dalam mimpi indah.
" Tidak bangun juga ya? Baiklah akan kulakukan dengan cara efektif," gumannya hampir tidak kedengaran.
"Awas Jan, ada ular...
!" Teriaknya di telingaku saat melempar sesuatu seperti bentuk ular.
" Hah,mana....!" Kagekku, setengah terkumpul nyawaku.
"Hahaha....aduh kamu lucu sekali Jan, kalau lagi kaget," tawanya tanpa bersalah.
" Haisy, Bang Aldi....!" Teriakku kesal karena dikerjain olehnya.