​Selama lima tahun, Kiara hidup dalam bayang-bayang sebagai istri yang dianggap tidak berharga oleh Bara, suaminya, dan dihina oleh ibu mertuanya. Puncaknya, di tengah pesta lelang amal yang megah, Bara membuang Kiara dengan surat cerai di depan umum demi wanita lain yang sedang mengandung anaknya.