Menunggu, bahkan bila untuk selamanya; tiada lagi hal yang lebih berarti bagi Deonasyera selain menunggu. Wanita berusia 25 tahun yang menghabiskan waktunya untuk terus meyakinkan diri bahwa sang masa lalu suatu saat akan kembali. Seorang lelaki yang dahulu sering berpapasan dengannya pada sebuah halte, ketika masih bersekolah pada Fernseea Junior High School. Seorang lelaki yang sebelumnya tidak pernah iaketahui namanya. Seorang lelaki yang mengatakan bahwa ia mencintainya, lalu memberikannya seikat bunga Edelweis sebagai kado ulang tahunnya yang ke-15, namun tak disangka kado tersebut secara tidak langsung juga merupakan sebuah kado perpisahan. Sebab nyatanya, hingga sepuluh tahun berlalu, lelaki itu tak pernah lagi menampakkan dirinya. Namun, tak ada yang tahu pasti ketetapan takdir. Apa saja bisa terjadi dalam waktu yang singkat. Ini adalah sebuah kisah tentang penantian yang panjang, cinta yang tak berbalas, juga cerita masa lalu yang masih belum usai, meminta pada keputusan untuk mengakhirinya: lewat senyum ataukah tangis.