Angkasa yang memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi harus disandingkan dengan teman sebangkunya yang baru, Shenin yang cuek dan tidak peduli. Hal baiknya, Angkasa menyukai tantangan, dan tentu saja menggoda Shenin tidak ada dalam daftar pengecualian.
Tetapi yang namanya tantangan, kian hari, kian sulit. Mereka harus dihadapkan pada kebetulan-kebetulan yang tak diharapkan.
Lantas, akankah Angkasa berhasil menyelesaikan tantangannya? Atau haruskah ia menyerah saja seperti yang pernah ia lakukan dulu?
___________
"Seseorang yang mencintai terlalu dalam cenderung nggak bisa berpikir logis. Jadi, mau separah apapun hatinya diremukkan, ia akan tetap memaafkan."