Nada Risvi merupakan pemula di dunia tulis-menulis. Cita-citanya adalah menghasilkan karya yang mampu menginspirasi pembaca lewat kata-kata sederhana. Kecintaan terhadap bunga Azalea mengantarkan imajinasi melalui filosofinya, “Tak peduli seberapa banyak yang melihat dan mengagumi, cukup terus berikan manfaat bagi sesama. Maka, akan tiba masa ketika keindahanmu memberikan arti untuk orang lain.” Wanita yang memiliki hobi menonton drama korea ini, mulai menyukai dunia literasi sejak duduk di bangku perkuliahan lewat sebuah buku yang membuka pikirannya tentang arti menulis itu sendiri.
Apa kau percaya takdir? Saat kedua insan saling percaya bahwa cinta akan membawa pada sebuah takdir, saat itu alam semesta akan mendukung. Untuk saling memegang dan memeluk di waktu yang tak disangka. Kisah ini bukan hanya tentang roman picisan masa sekolah, bukan pula tentang erotisme yang menggebu-gebu. Ini adalah tentang perasaan yang murni dan saling merindukan. Tentang sebuah hubungan yang tak lekang oleh waktu.
“Di mana pun dan dalam kehidupan apa pun, aku akan berkali-kali jatuh cinta dan memilihmu, kemudian menikah denganmu.” —Dareen Felix