OBSESI SANG CEODiperbarui pada Jun 10, 2025, 11:35
Adrishta Putri tak pernah meminta dilahirkan dalam hidup yang penuh penderitaan. Setelah orang tuanya meninggal ketika ia masih SMA, ia tinggal bersama paman dan bibinya yang memperlakukannya lebih buruk dari pembantu. Setiap hari ia bekerja sebagai pelayan kafe, membawa pulang uang tip yang langsung dirampas dan disertai pukulan oleh sepupu-sepupunya. Hidupnya adalah rantai luka yang terus diperpanjang oleh orang-orang terdekat.
---
Puncaknya adalah saat sang paman, terlilit utang judi dua ratus juta rupiah, menjadikan Adrishta sebagai jaminan kepada para penagih utang. Dipaksa, diancam, dan hampir diseret paksa oleh pria-pria kekar, Adrishta memberanikan diri meminta waktu satu minggu untuk melunasi utang itu—meski dia sendiri tidak tahu bagaimana.
Dalam keputusasaan, sebuah selebaran lowongan pekerjaan sebagai sekretaris menarik perhatiannya. Tanpa tahu apa yang menunggunya, ia menghubungi nomor di selebaran itu.
---
Di sisi lain, Aditya Wirantara, CEO muda yang tampan dan karismatik, menyimpan obsesi yang tak sehat pada gadis bernama Adrishta
Di balik senyum ramah dan tangan yang seolah melindungi, Aditya menyimpan niat yang lebih gelap dari yang Adrishta bayangkan. Ia tidak ingin sekadar memiliki Adrishta sebagai sekretaris. Ia ingin mengikatnya—secara emosional, fisik, dan perlahan, merenggut kebebasannya.
---
Adrishta masuk ke dalam dunia mewah yang dingin dan manipulatif. Di sanalah ia harus memilih: tunduk pada kekuasaan dan obsesi sang CEO, atau mencari jalan keluar meski nyawanya mungkin menjadi taruhannya.