Impian Kiara bekerja dengan nyaman buyar begitu saja setelah dia dipertemukan dengan atasan yang menyebalkan seperti Adam. Setiap hari dia harus dihadapkan dengan sikap Adam yang menguras emosi, dan juga tenaga.
Luna berharap memiliki keluarga yang utuh, juga kekasih yang mampu membuatnya bahagia. Sayang sekali, kehidupan yang dia alami berbanding terbalik dengan apa yang dia impikan. Hingga dia bertemu dengan Arya, sosok lelaki yang menjadi idaman banyak wanita. Pertemuan Luna dan Arya terjadi ketika gadis itu diterima sebagai sekretaris pribadi lelaki itu. Arya yang memiliki wajah tampan, dan postur tubuh sempurna membuat Luna kerap kali membayangkan bisa memiliki hubungan spesial dengan lelaki itu. Sayangnya, Arya sudah memiliki seorang istri. Tapi siapa sangka, ternyata Arya justru mewujudkan impian Luna tanpa sengaja.
"Apa yang Lo harepin dari pernikahan ini? Malam pertama? Nggak usah ngimpi! Sampai kapanpun itu nggak akan pernah terjadi. Asal Lo tau, gue nggak cinta sama Lo! " -FLORA-"Saya tahu. Mungkin bukan sekarang waktunya. Sekarang kamu belum mencintai saya, tetapi saya yakin, saya bisa membuat kamu jatuh cinta pada saya, Sayangku." -DEWA-"Ih, amit-amit! Pede banget Lo!" -FLORA-###Flora berteman akrab dengan dunia bebas. Hal itu membuat kedua orang tuanya cemas. Mereka lantas menjodohkan gadis itu dengan seorang dokter, anak dari sahabat mereka. Lelaki itu bernama Dewa. Secara kebetulan, Dewa memiliki perasaan terhadap Flora, dan dia bertekad untuk meluluhkan hati gadis brandal itu.