Cerita Oleh Defi Oktaviani
author-avatar

Defi Oktaviani

bc
Kanvas Aksara
Diperbarui pada Jun 20, 2022, 23:32
"Panji...." "Seberapa lama kita telah saling menyiksa diri sendiri?" "Kita harus merasakan sakit agar tau caranya untuk sembuh..." Alena bicara lagi masih dengan tatap terarah pada netra biru kelam Panji, "... tapi Panji, apa kita benar-benar bisa sembuh setelah ini?" "Apa semua ini masih harus kita pertahankan, Panji?" "Aku tidak meminta disembuhkan setelah dilukai. Dan mungkin aku juga harus rela ditinggalkan setelah kamu datangi." Saat itu kekehan Alena segera menyambut ucapan Panji. Bukan sejenis tawa yang menyenangkan, karena kegetiran tersirat dalam tawa itu berikut matanya yang memberat sebab air mata yang siap merebak keluar. "Panji..." dengan suaranya yang teredam beserta isak tangis Alena memanggil nama itu lagi, "... mari akhiri." Dalam tangisnya Alena tidak pernah tau bagaimana Panji tersenyum atas kata-kata yang ia lontarkan. Salah satu tangan Panji terangkat mengusap pucuk kepala gadis itu. "Iya... mari kita akhiri." ~~~~~ "Pada akhirnya kamu memilih untuk melepaskan dia." "Aku tidak pernah melepaskan apapun. Tapi, Alena lah yang memilih bebas dari rantai yang menjeratnya selama ini."
like
bc
Ganesha
Diperbarui pada Oct 16, 2023, 23:48
"Ini hidupku. Hidup yang aku perjuangin mati-matian. Hidup ini milikku. Kalian gak berhak ikut campur di dalamnya.""Kembali kamu Ganesha!"............. "Aku.. hh.. Gak peduli. Uhuk... Meski harus mati sekalipun. Aku cuma mau pulang!"............. Ganesha Aldean Tirtayasa. Remaja 16 tahun yang mencintai rumahnya lebih dari apapun.
like
bc
It's The Game
Diperbarui pada Jun 20, 2022, 22:11
Dalam kehancuran, dalam kegamangan, di kesunyian, pada kesepian, teruntuk pengabdian, atas ke abadian.... Setitik cahaya dalam gulita, sebekas riak dalam sengsara.... Teruntuk yang terluka, kepada yang menderita.... Dunia mengumumkan untuk berpesta. Mari bergabung dalam permainannya! Lets join on its game!
like