Menantu Tempo DoeloeDiperbarui pada Jan 30, 2022, 16:27
Adjie Pangestu sedang bertarung dengan Angkie Barata di sebuah padang ilalang. Dia terdesak, setelah Angki Barata mengeluarkan jurus Gurita Pengikat Sukma.
Adjie Pangestu adalah seorang pewaris tahta kerajaan abad tiga belas bernama Nilamsuryo. Dia memiliki pesaing, yang merupakan anak dari selir raja, bernama Angkie Barata.
Saat Angkie Barata mengeluarkan ilmu peringan tubuh, lalu hendak menghunuskan pedang ke tubuh Adjie Pangestu, tiba-tiba lelaki ini menghilang. Adjie Pangestu muncul di sebuah hotel pada acara pernikahan masa kini.
Tiba-tiba, tangannya dijabat seorang lelaki berjas, yang berkata pada Adjie, “Saya nikahkan saudara Agam dengan putri saya bernama Alma Naila, dengan mas kawin uang tiga puluh juta dan sebuah cincin berlian dibayar tunai.”
Dari belakang, terdengar celetukan, “Mas kawinnya saja mengutang. Dasar, menantu kere!”
Adjie kemudian sadar, bahwa dia sudah terlempar ke masa depan. Dia menjadi seorang menantu dari keluarga setengah kaya, yang meremehkannya. Tidak hanya keluarga besar, tetapi istri cantik, yang turut memandangnya rendah.