Penulis hanya newbie. Sekedar berbagi cerita saja. Kalau berkenan silahkan ikuti. Kalau tidak berkenan silahkan leave saja ya. Tidak perlu menghujat. Karena penulis juga manusia. Punya rasa. Punya hati. Bisa emosi juga. Sekian.
Sinopsis cerita
Erick Wijaya Gunawan yang kurang menyukai dunia malam, diundang temannya Firmansyah ke klub malam Artificial Club. Dimana dia harus berjumpa mantan kekasihnya Rossa dan rivalnya Riko. Riko dan Rossa telah menikah.
Di club tersebut Erick kebetulan berjumpa dengan seorang gadis yang akan 'dijual' di sana. Entah dorongan apa yang membuat dia bersedia menebus sang gadis.
Kiranti Lestari seorang gadis yang dibawa paksa ke klub malam Artificial Club sebagai ganti hutang sang ayah. Dengan beberapa usaha untuk melarikan diri dari klub malam yg gagal. Pada malam di saat dia sudah hampir pasrah akan kehilangan kesuciannya. Bagai keajaiban yang terjadi. Dia berjumpa
dengan seorang pria yang bersedia membayar tebusan kepada klub malam Artificial Club.
Entah apa tujuan Erick menebus Kiranti. Sedangkan dalam pikiran Kiranti lebih baik menjadi istri simpanan atau istri kontrak atau sugar baby dari Erick daripada menjadi wanita pengh***r di klub malam. Jika bersama Erick, dia hanya perlu melayani Erick ketimbang menjadi wanita peng****r yang harus melayani berbagai pria hidung belang yang tidak jelas.
Bagaimana perkembangan selanjutnya? Baca dan ikuti serial novel ini. Dukunglah penulis yang masih pemula ini agar dapat berkarya dengan baik dan memuaskan pembaca sekalian.
Bagaimana rasanya dilahirkan kembar 3? Dimana saya menjadi yang terkecil dari ketiga kembar. Abang tertuaku bernama Tiger Soul Prawira seorang mahasiswa playboy kelas paus. Kerjaannya gonta ganti pacar melulu. Syukur kalau tidak ditiduri tuh cewek-ceweknya. Tapi ya entah sudah berapa yang sudah dia tiduri. Tiap kali diperingati oleh ayah dan bunda serta kami para saudara, dia hanya menjawab "Yang penting gw tidak lupa pake kondom". Kan b**gs*t tuh abang. Kalau bukan dia abang tertuaku, keluaran satu pabrik dan satu bahan. Gw lempar juga ke laut deh tuh anak. Abang keduaku bernama Lion Heart Prawira, seorang mahasiswa juga. Tapi sifatnya benar-benar pengecut. Apalagi terhadap cewek, benar-benar bertolak belakang sama abang tertuaku. Kalau didekati cewek keringat segede biji jagung bakal mengalir deras dari dahinya. Nama Lion Heart yang berarti hati singa benar- benar bertolak belakang dengan sifatnya. Harusnya namanya Chicken Heart saja. Aku hanya bisa menghela nafas jika ingat sifat pengecutnya.
Kedua adik perempuanku adalah kembar dua. Yang besar bernama Katrine Prawira. Yang paling bungsu bernama Katarina Prawira. Mirip ya namanya. Sudah wajah mirip nama pun mirip. Entah apa yang dipikirkan orang tuaku memberi nama yang mirip kepada kedua adikku. Benar-benar orang tua koplak.
Yang bikin sakit hati adalah namaku. Tidak seperti kedua abangku yang dikasih nama keren.
Namaku Cat Ron Prawira. Asli m*mp*s gw dikasih nama seperti itu. Jangan tanya lagi berapa banyak ejekan yang gw dapat karena tuh nama. Pernah gw protes sama bonyok (bokap nyokap) gw. Kok nama gw ga keren. Mirip nama cewek (ya betul mirip nama cewek) asli nyesek banget kalau gw lihat nama gw. Eh Bonyok jawab karena kami mengharapkan kami terlahir cewek. Lagipula diharapkan jadi doa juga adik-adik di bawahku nantinya cewek. Eh emang terkabul benar tuh doa bonyok. Kembar 2 cewek pula adikku. Pernah gw minta ganti nama ketika gw sudah SMU. Eh bonyok menjawab lu pikir ganti nama ga pakai biaya. Surat menyurat di kantor catatan sipil terus biaya buat acara syukuran ganti nama. Ga ada yang gratis. Padahal gw pernah hitung paling-paling habis 2-3 Jutaan sajalah kalau acara dibikin sederhana saja. Tetap saja mereka menolak. Padahal mereka pergi jalan-jalan ke keluar kota bisa habis berjuta-juta. Apalagi kalau keluar negeri bisa habis puluhan sampai ratusan juta mereka anteng saja. Benar-benar bonyok durhaka. Pengen gw timpuk pake batu kali buat coran fondasi rumah, cuma ingat dosa mereka kan masih bonyok gw. Bisa jadi malin kundang milenial gw kalau nimpuk tuh bonyok. Terpaksa ditahan saja kekesalan ini.
Mau tahu bagaimana lengkapnya kisahku? Ikuti saja di novel Elegi 5 bersaudara.