Hati Anastasia Veriskhova masih sama seperti dulu; masih mencintai Andrei yang telah meninggalkannya begitu saja selama bertahun-tahun, masih merindukannya dan masih berharap mereka akan berakhir bahagia, seperti kisah-kisah romansa yang dipenuhi gairah.
Namun, segalanya tak seindah dongeng. Ternyata pria itu telah memiliki seorang putri dan pastinya ada sosok seorang Istri. Ditambah lagi, pria itu menatap Anastasia dengan sorot mata sedingin es dan seolah-olah tak menginginkan kehadirannya.
"Kenapa kau menjauhi dan membenciku? Apa aku kurang cantik, Uncle?" Anastasia merenggut kasar pakaian Andrei sampai kisut, sampai-sampai Andrei memalingkan wajahnya ke arah lain dan menahan diri agar tak memeluk Anna nya yang tersayang.