Pada dasarnya perempuan mana yang bisa menolak laki laki tampan, tajir, baik, tapi sedikit playboy. Tidak ada, siapapun itu aku yakin.
Tapi Aland merasakannya sekarang, diamana seorang gadis yang baru ditemuinya beberapa menit itu menolaknya. Membuatnya terdiam atas penolakan yang didengarnya secara terang dan jelas, karena tidak pernah sekalipun dia mendengar kalimat menyakitkan itu dari awal kehidupannya.
Menariknya dalam rasa penasaran tinggi, tanpa jerah mengejar gadis itu hingga dia mengetahui segalanya. Mengetahui sisi gelap kehidupan gadis itu, yang tidak dapat Aland lihat cahaya kecil disana.
Ia ingin menolong gadis itu, dia ingin menarik gadis itu keluar menuju tempat yang lebih terang. Tapi kebodohan menamparnya keras, dia melukai gadis itu, dia membohonginya.
“Aku sudah berjanji akan menarikmu dari kegelapan itu, dan aku harap semua akan berakhir mulai sekarang”