Cerita Oleh Sony Suprapto
author-avatar

Sony Suprapto

TENTANGquote
Pengarang cerita inspirasi yang bersifat edukatif. untuk mebangun akhlak yang benar membangun. semangat raja. tekun disiplin dan bertanggung jawab
bc
Pewaris Ajian Sapu Jagat
Diperbarui pada Dec 3, 2021, 08:46
Pendekar Bayu Sutra  ... episode  : 1 Pemuda Bayu Sutera  Menelusuri Sungai Brantas hingga hulunya. Hampir tiap hari Bayu Sutera melakukan hal Itu hingga sampai setahun lebih tanpa bosan dan putus asa. Perjalanan untuk sampai ke hulu sungai brantas membutuhkan waktu dua hari dua malam perjalanan. Walah jauh hal itu tetap dilakukan dengan harapan bisa menemukan  keluarganya barangkali masih hidup. Dua hari perjalanan tidak dirasa oleh Pemuda Bayu Sutra. Siang malam tidak dipikirkan. Kadang berlari kadang berjalan...   Perjalanan berat 2 hari hingga sampai kehulu tidak dihiraukan dan terus dilakukan.  kebiasaannya itu tanpa disadari sampai ke hulu sungai brantas ditempuhnya semakin cepat. Langkah kebiasaan yang dijalaninya terasa semakin ringan, lincah dan gesit berlari seperti bayangan hitam melesat cepat... Perjalanan sampai ke hulu hanya ditempuh dalam waktu setengah hari. Te Juga tenaga dalamnya semakin bertambah. Lakahnya terasa jadi ringan berlari cepat dan gesit. Dan ketika terasa kecapean Aji Surya selalu berhenti dan  menebarkan pandangannya ke sungai brantas yang mengalir deras. Tatapan matanya  terlihat tajam. Walau malam hari dirasa tetap melihat derasnya air mengalir. sela sela batu besar di sungai itu ditelitinya dilihat untuk mencari keluarganya yang mendapat  Musibah jatuh dari jurang diatas Sungai Brantas. Barangkali nyangkut disela batukatau di pinggir Sungai yang banyak Pohon besar dan bebatuan hingga Sungai Brantas yang mengalir deras. Bayu Sutra juga bertanya  dusun  kampung kota dan lerenh serta petani sawah . " Apakah mereka melihat keluargannya  " Bayu Sutra menjelaskan ciri ciri keluarganya.kepadabpendusul juga petani si sepanjang Sungai Brantas. Harapan Bayu Sutra bisa menemukan Ibunda dan Adiknya Bima Jati dan Putri Ayunias. ***** Kejadian sebeluamnya... Bayu Sutra terjatuh  terperosok jatuh dari atas jurang yang amat dalam dari keroyokan serangan Para Prajurit antek antek Panglima Tumbak Taji. Saat terjadi pengeroyokan itu Raden Bayu Sutra sudah terluka. Bayu Sutera jatuh dari atas hutan di atas Hulu Sungai Brantas. siapapun yang terjatuh dari atas jurang tersebut jarang ada yang selamat. Bayu Sutra terperosok menimpa Pohon dan merosot ke pohon yang lain hingga nyangkut dipohong Cemara  yang banyak tumbuh di sepanjang Jurang hingga ke Hulu Sungai. Bayu Sutra tidak sadarkan. Hingga Keesokan Harinya Bayu Sutra masih belum siuman. ditemukan Kang Giman dan temannya Kang Ja'i mereka berdua sedang mencari kayu bakar.  Peduduk disekitar Lereng Gunung Arjuna dekat Hulu Sungai Brantas. " Dia Masih hidup Kang. Kita bawah pulang saja kasihan.." Pencari kayu bakar Kang Giman dan Ja'i membawa Raden Bayu Sutra kerumahnya untuk dirawat. " Pemuda ini terluka cukup parah.." Kata Kang Giman. " Sepertinya Pemuda ini bukan orang sembarangan. Kalah orang biasa pasti sudah meninggal." Sambung Ja'i. Setelah Bayu Sutra sadar ... Bayu Sutra teringat akan Ibundanya juga dua orang adiknya. " Celaka bagaimana nasib Mereka..." Bayu Sutra terlihat kawatir  akan nasib Ibundanya dan Adik adiknya. Ketika beetanyabkepada Kang Gimana. Bayu sutra  mendapat keterangan bahwa kemarin ada Kereta kuda hanyut di Sungai Brantas yang deras. Tetapi para penduduk yang melihat kereta tersebut tidak menemukan adanya orang yang ada dikereta kuda itu. " Barangkali orang yang ada dalam kereta terhanyut di sungai Brantaa yang deras. " Aku harus men cari sampai ketemu..." Kata Raden Bayu Sutera.  Raden Bayu Sutra dirawat hingga sembuh oleh Kang Giman dan Ja'i selama satu bulan. Setelah itu mohon izin berterimakasih dan akan mencari Sejak Ibunda dan adik adiknya dengan cara menelusuri Sungai Brantas... Sepanjang  menelusuri sungai brantas Bayu Sutra melewati beberapa Dusun hutan dan persawahkan. sehingga para petani yang sedang ke sawah menduga ada yang dicari Pemuda Bayu. hingga setahun lebih tetap mencari dengan menelusuri sungai brantas. " Bayu.. Apa yang kamu cari. ? Di Singai brantas sepertinya barang berharga yang tak ternilai... Sehingga kamu tidak pernah bosan terus menelusuri sungai..? " Pertanyaan itu sering ditanyakan oleh para petani ketika Aji Surya beristirahat Di gubuk sawahnya. Pemuda Bayu hanya menghela nafas kemudian matanya berkaca kaca sedih. Sehingga Petani tersebut tidak melanjutkan pertanyaannya. Dari sekia banyak petani dan penduduk yang pernah berrtanya Hanya Kang Jari dan Kang Wage yang Tahu mendengar keterangan dari Bayu Sutra lansung. maksudnya Bayu  menelusuri Sungai Brantas.  Ternyata Bayu sutra adalah seorang raden putra Pangeran Bernama Aji Sadewa Dari Kota pusat kerajaan Singagiri. Pangeran Aji Sadewa adalah adik dari Sang Paduka Raja Bernama Aji Batara. Paduka Raja Aji Batara tidak memiliki Turunam Putra laki laki. Semua Anak turunanya pertempuran berjumlah 3 orang. Putri Harum, Putri Melati dan Putri Pelangi. Putri Harum menikah dengan Raden Misnan Putra Panglima Tumbak Taji. Putri Melati menikah den
like
bc
Riana Sang Motivator
Diperbarui pada Dec 3, 2021, 08:42
Rintangan datang silih berganti Bab : 1 Riana Turun dari Mobil mewahnya Lexus ML warna Hitam type terbaru. diparkir didepan pertokoan dikota kecamatan kampung Halamannya. Pak Supri sopirnya dan Mak Enok ibu angkatnya disuruh menunggu di Mobil. " Pak Supri saya akan jalan naik gojek saja, sudah dekat rumah keluargaku." Kata Riana kepada Pak Supri dan Mak Enok. " Lama gak Bu ? " Tanya pak Supri. " Gak tahu, seperti nya agak lama, nanti kalau mau makan atau jajan ajak Mak Enok uangnya ada di Mak Enok sudah saya kasihkan, Hp jangan dimatikan nanti kalau saya perlu saya hubungi " Jawab Riana sambil membawa koper warna merah menyebrang jalan menuju gojek yang di pesannya sudah datang. " Ibu Riana Sari. ya..? " Tanya Tukang Gojek yang baru datang. " Ya Saya Riana Sari yang Pesan tadi.." jawab Riana.sambil menaikan Koper merah yang dibawahnya. Riana berpakaian Santai. Celana Jeans, atasan Kaos dan pakai Jaket Warna Hitam. Tampak Cantik dan Anggun. Dia sengaja pakaian bebas. Seperti saat di kampung dulu. Bedanya sekarang tampak lebih bersih dan anggun. Dia ingat betul. Dan sulit melupakannya. saat difitnah mencuri oleh ibu Tirinya, karena ibu tirinya ketahuan oleh Riana, berselingkuh dengan Laki - laki lain. Tanpa sepengetahuan Bapaknya. Sebelum Riana Buka Mulut kepada Bapaknya. Ibu Lanti ibu tirinya Berupaya menjebak memfitnah Riana. Dengan Dibantu Srinti Teman Riana yang memang Cemburu dan tidak Suka sama Riana. Ibu Lanti melaporkankan Riana sebagai Pencuri Barangnya ke Polisi. Dengan bukti gelang Mas milik ibu tirinya yang ada di dalam tasnya. " Saya tidak mencuri.!! Itu ada yang menaruh dalam tas saya. " Riana bersih keras tidak mengakuinya. Dan Riana yakin itu ulah ibu tirinya Bu Lanti. Bu Lanti ketakutan berselingkuh ketahuan Pak Sugeng Surya suaminya bapak kandung Riana. Maka sebelum perselingkuannya sama Riana dilaporkan kepada Bapaknya. Bu Lanti berupaya menfitnah Riana Sari. Riana heran saat itu.. kenapa gelang ibu tirinya ada di tasnya. Pasti ada yang naruh ...siapa lagi kalo bukan Bu Lanti ibu tirinya yg genit tukang selingku mata keranjang... Sudah punya suami masih saja tertarik sama pria lain itu.pikir Riana. Riana menjelaskan kepada Polisi, bahwa Bu Lanti Ibu tirinya itu beberapa hari yang lalu ketahuan Riana berselingkuh dengan Lelaki lain. Pasti Bu Lanti lah yang menaruh Gelas Masya ke dalam Tas Riana. karena malu takut ketahuan suaminya. Polisi tidak menahan Riana. Dengan pertimbangan ada unsur Fitnah dan dendam. juga bukti kurang Cukup. Tetapi Bu Lanti tetap tidak mau terima. Sehingga Riana diusir dari rumah oleh Ibu Tirinya . Sementara Bapaknya tidak berhasil membatu Riana. Lebih Galak Ibu Tirinya. Mengancam Suaminya akan meninggalkannya kalau membela Riana. Riana sangat malu sekali... Sejak saat itu Riana tinggal ikut Pak Siswanto pamannya yang tinggal dikampung sebelah. Hingga sebulan lebih. Pak Siswanto paman Riana memang sejak Riana kecil sayang sama Riana. Selanjutnya Riana pergi ke ibukota menyusul Agus tunangannya yang sudah berjanji segera menikainya. *** Sepanjang perjalanan naik gojek Riana menikmati melihat suasana Lingkungan kampungnya sudah semakin rapi tambah ramai dan ada Kemajuan. Tetapi Riana masih Hafal semua. Terutama Rumah Srinti sudah dibangun lebih bagus. Riana sangat Jengkel sama Srinti karna saat itu Ikutan memfitnanya Padahal dia yang memasukan Gelang Ibu Tirinya ke dalam tasnya atas Suruhan Ibu Tirinya dan dia dibayar. Srinti mau saja karna pada dasarnya Srinti iri sama Riana, karena Banyak Lelaki yang menaruh hati sama Riana. Termasuk Budi suaminya dulu Budi suami Srinti sebelum menikah sama dia juga naksir Riana. Tapi Riana Tidak mau karena sudah punya calon suami bernama Agus. " Pak gojek Berhenti depan pagar bambu itu ya " Pinta Riana sambil Turun dan melangkah membuka pagar Bambu Halaman Rumah Pamannya. " Paman, Paman Sis..! Ini Aku Riana ..! " Teriak Riana datar. " Ehh.. Seperti Suara Riana.." Kata Seorang lelaki setengah Baya yang sedang duduk dikursi dalam rumah itu yaitu Pak Siswanto. " Ah Mana mungkin...aku terlalu memikirkan anak itu..kasihan dia..." Kata Pak Siswanto lirih tidak yakin kalau itu benar Suara Riana Ponakan yang disayanginya. " Tok tok tok ... " Paman Ini Aku Riana ! " Kembali Riana ketuk pintu sambil berseru. " Hah.. Benar Riana Tah ??" Bergegas Pak Siswanto Berdiri dari tempat duduknya Langsung membuka Pintu. " Riana Riana ...Riana..benar kamu datang anakku ! " Pak Siswanto Hampir Tidak percaya, kalo itu Riana anak kakaknya...Dan langsung Memeluk Riana sambil menitikkan Air mata tanpa disadarinya. Begitu Pula Riana seperti anak Kecil Sendu sedan Lirih. " Paman Maaf Riana baru sekarang menjenguk Paman .." " Aduh Riana Paman sangat khawatir dengan keadaanmu di kota besar. 9 tahun tidak ada kabar Tentangmu." Kata Paman Siswanto. Mereka duduk di kursi dalam, banyak pertanyaan yang akan ditanyakan oleh Pamannya " Maaf Paman... Riana Sibuk hingga baru sekarang bisa menengok Paman.. " Sebenarnya 6 bula
like