
Pendekar Bayu Sutra ...
episode : 1
Pemuda Bayu Sutera
Menelusuri Sungai Brantas hingga hulunya.
Hampir tiap hari Bayu Sutera melakukan hal Itu hingga sampai setahun lebih tanpa bosan dan putus asa.
Perjalanan untuk sampai ke hulu sungai brantas membutuhkan waktu dua hari dua malam perjalanan.
Walah jauh hal itu tetap dilakukan dengan harapan bisa menemukan keluarganya barangkali masih hidup.
Dua hari perjalanan tidak dirasa oleh Pemuda Bayu Sutra.
Siang malam tidak dipikirkan.
Kadang berlari kadang berjalan...
Perjalanan berat 2 hari hingga sampai kehulu tidak dihiraukan dan terus dilakukan.
kebiasaannya itu tanpa disadari sampai ke hulu sungai brantas ditempuhnya semakin cepat.
Langkah kebiasaan yang dijalaninya terasa semakin ringan, lincah dan gesit berlari seperti bayangan hitam melesat cepat...
Perjalanan sampai ke hulu hanya ditempuh dalam waktu setengah hari.
Te Juga tenaga dalamnya semakin bertambah.
Lakahnya terasa jadi ringan berlari cepat dan gesit.
Dan ketika terasa kecapean Aji Surya selalu berhenti dan menebarkan pandangannya ke sungai brantas yang mengalir deras.
Tatapan matanya terlihat tajam.
Walau malam hari dirasa tetap melihat derasnya air mengalir.
sela sela batu besar di sungai itu ditelitinya dilihat untuk mencari keluarganya yang mendapat Musibah jatuh dari jurang diatas Sungai Brantas.
Barangkali nyangkut disela batukatau di pinggir Sungai yang banyak Pohon besar dan bebatuan hingga Sungai Brantas yang mengalir deras.
Bayu Sutra juga bertanya dusun kampung kota dan lerenh serta petani sawah .
" Apakah mereka melihat keluargannya "
Bayu Sutra menjelaskan ciri ciri keluarganya.kepadabpendusul juga petani si sepanjang Sungai Brantas.
Harapan Bayu Sutra bisa menemukan Ibunda dan Adiknya Bima Jati dan Putri Ayunias.
*****
Kejadian sebeluamnya... Bayu Sutra terjatuh terperosok jatuh dari atas jurang yang amat dalam dari keroyokan serangan Para Prajurit antek antek Panglima Tumbak Taji.
Saat terjadi pengeroyokan itu Raden Bayu Sutra sudah terluka.
Bayu Sutera jatuh dari atas hutan di atas Hulu Sungai Brantas.
siapapun yang terjatuh dari atas jurang tersebut jarang ada yang selamat.
Bayu Sutra terperosok menimpa Pohon dan merosot ke pohon yang lain hingga nyangkut dipohong Cemara yang banyak tumbuh di sepanjang Jurang hingga ke Hulu Sungai.
Bayu Sutra tidak sadarkan.
Hingga Keesokan Harinya Bayu Sutra masih belum siuman. ditemukan Kang Giman dan temannya Kang Ja'i mereka berdua sedang mencari kayu bakar.
Peduduk disekitar Lereng Gunung Arjuna dekat Hulu Sungai Brantas.
" Dia Masih hidup Kang. Kita bawah pulang saja kasihan.."
Pencari kayu bakar Kang Giman dan Ja'i membawa Raden Bayu Sutra kerumahnya untuk dirawat.
" Pemuda ini terluka cukup parah.."
Kata Kang Giman.
" Sepertinya Pemuda ini bukan orang sembarangan.
Kalah orang biasa pasti sudah meninggal."
Sambung Ja'i.
Setelah Bayu Sutra sadar ...
Bayu Sutra teringat akan Ibundanya juga dua orang adiknya.
" Celaka bagaimana nasib Mereka..."
Bayu Sutra terlihat kawatir akan nasib Ibundanya dan Adik adiknya.
Ketika beetanyabkepada Kang Gimana.
Bayu sutra mendapat keterangan bahwa kemarin ada Kereta kuda hanyut di Sungai Brantas yang deras.
Tetapi para penduduk yang melihat kereta tersebut tidak menemukan adanya orang yang ada dikereta kuda itu.
" Barangkali orang yang ada dalam kereta terhanyut di sungai Brantaa yang deras.
" Aku harus men cari sampai ketemu..."
Kata Raden Bayu Sutera.
Raden Bayu Sutra dirawat hingga sembuh oleh Kang Giman dan Ja'i selama satu bulan.
Setelah itu mohon izin berterimakasih dan akan mencari Sejak Ibunda dan adik adiknya dengan cara menelusuri Sungai Brantas...
Sepanjang menelusuri sungai brantas Bayu Sutra melewati beberapa Dusun hutan dan persawahkan.
sehingga para petani yang sedang ke sawah menduga ada yang dicari Pemuda Bayu.
hingga setahun lebih tetap mencari dengan menelusuri sungai brantas.
" Bayu.. Apa yang kamu cari. ? Di Singai brantas sepertinya barang berharga yang tak ternilai... Sehingga kamu tidak pernah bosan terus menelusuri sungai..? "
Pertanyaan itu sering ditanyakan oleh para petani ketika Aji Surya beristirahat Di gubuk sawahnya.
Pemuda Bayu hanya menghela nafas kemudian matanya berkaca kaca sedih.
Sehingga Petani tersebut tidak melanjutkan pertanyaannya.
Dari sekia banyak petani dan penduduk yang pernah berrtanya
Hanya Kang Jari dan Kang Wage yang Tahu mendengar keterangan dari Bayu Sutra lansung.
maksudnya Bayu menelusuri Sungai Brantas.
Ternyata Bayu sutra adalah seorang raden putra Pangeran Bernama Aji Sadewa
Dari Kota pusat kerajaan Singagiri.
Pangeran Aji Sadewa adalah adik dari Sang Paduka Raja Bernama Aji Batara.
Paduka Raja Aji Batara tidak memiliki Turunam Putra laki laki.
Semua Anak turunanya pertempuran berjumlah 3 orang.
Putri Harum, Putri Melati dan Putri Pelangi.
Putri Harum menikah dengan Raden Misnan Putra Panglima Tumbak Taji.
Putri Melati menikah den

