Garis-Garis yang Pernah TerlukaDiperbarui pada May 6, 2025, 19:40
Alya, seorang gadis SMA pendiam dan berbakat dalam seni lukis, menjadi sasaran bullying karena kepribadiannya yang tertutup, penampilannya yang sederhana, dan latar belakang ekonominya yang pas-pasan. Selama bertahun-tahun, ia menelan semua hinaan, meragukan dirinya sendiri, dan perlahan kehilangan kepercayaan pada dunia.
Namun, suatu hari ia menemukan buku harian milik ibunya yang telah wafat—berisi kisah perjuangan dan keberanian ibunya menghadapi ketidakadilan. Dari sanalah Alya mulai menata kembali hidupnya, mengenal dirinya, dan mulai melukis kembali—tapi kali ini untuk menyuarakan kisahnya sendiri.
Karyanya mulai viral setelah diam-diam diunggah oleh sahabat barunya, seorang anak pindahan yang juga pernah mengalami penindasan. Melalui seni, Alya menemukan kekuatannya, menarik perhatian media lokal, hingga akhirnya diberi kesempatan untuk berbicara di forum remaja nasional tentang self-love dan trauma.