Membaca memang sesuatu yang membosankan dan terkesan membuang waktu namun jika membaca dengan benar maka itu akan menjadi hal yang menyenagka. Karena setiap kamu membaca maka kamu akan mendapat satu ilmu baru. Jika kita melakukan segala sesuatu dengan semangat yang baik maka ilmu yang didapatkanpun akan baik. Mulailah membaca dari cerita yang ringan dan sampai akhirnya kelak kamu akan bertemu dengan cerita yang berat maka kamu tidak akan mau melewatinya. Mulailah dari sini. Semoga kalian suka ceritaku.
Namanya Arya Kusuma. Selain tampan dan keren, dia punya postur tubuh yang sempurna, tinggi, matanya bulat tajam, rambutnya hitam lurus, kulitnya bersih tidak terlalu putih namun juga tidak hitam, senyumnya menawan, pintar, dan dia berasal dari keluarga terpandang. Yang aku tahu orangtuanya mempunyai perusahaan agung pemilik saham tunggal. Namun tidak ada yang benar-benar sempurna. Dibalik semua kelebihan yang dimilikinya, dia mempunyai sifat yang kasar dan tak berperasaan. Arya tidak segan-segan memukul sampai babak beluk orang yang berani menganggunya . Pernah suatu hari, dia berantem dengan Roni yang telah menuduh merebut pacar orang lain. Naas bagi Roni, Arya tidak memberi ampun. Jika saja tidak dicegah kepala sekolah, mungkin kedua kaki Roni sudah patah. Aku tidak habis pikir padahal Roni teman karibnya. Tapi begitulah Arya, tidak ada toleransi untuk orang yang sudah menganggu ketenangannya.