bc

One Love Forever

book_age18+
8
IKUTI
1K
BACA
others
second chance
drama
tragedy
sweet
humorous
serious
mystery
first love
school
like
intro-logo
Uraian

Namanya Arya Kusuma. Selain tampan dan keren, dia punya postur tubuh yang sempurna, tinggi, matanya bulat tajam, rambutnya hitam lurus, kulitnya bersih tidak terlalu putih namun juga tidak hitam, senyumnya menawan, pintar, dan dia berasal dari keluarga terpandang. Yang aku tahu orangtuanya mempunyai perusahaan agung pemilik saham tunggal. Namun tidak ada yang benar-benar sempurna. Dibalik semua kelebihan yang dimilikinya, dia mempunyai sifat yang kasar dan tak berperasaan. Arya tidak segan-segan memukul sampai babak beluk orang yang berani menganggunya . Pernah suatu hari, dia berantem dengan Roni yang telah menuduh merebut pacar orang lain. Naas bagi Roni, Arya tidak memberi ampun. Jika saja tidak dicegah kepala sekolah, mungkin kedua kaki Roni sudah patah. Aku tidak habis pikir padahal Roni teman karibnya. Tapi begitulah Arya, tidak ada toleransi untuk orang yang sudah menganggu ketenangannya.

chap-preview
Pratinjau gratis
Hati Hanya Untuknya
Sejak mengenal cinta, aku hanya mencintainya. Apa yang ada dalam dirinya memenuhi kriteria sebagai pria idaman semua wanita. Aku rasa semua siswi disekolahku menyukainya dan menjadikannya standar seorang pria untuk dijadikan kekasih. Namun sayangnya dia sudah mempunyai pacar. Aneh jugakan kalau cowok sekeren dan setampan dia tidak punya pacar. Tapi walaupun begitu mereka tidak pantang menyerah ataupun mundur untuk mengejar cintanya. Namanya Arya Kusuma. Selain tampan dan keren, dia punya postur tubuh yang sempurna, tinggi, matanya bulat tajam, rambutnya hitam lurus, kulitnya bersih tidak terlalu putih namun juga tidak hitam, senyumnya menawan, pintar, dan dia berasal dari keluarga terpandang. Yang aku tahu orangtuanya mempunyai perusahaan agung pemilik saham tunggal. Namun tidak ada yang benar-benar sempurna. Dibalik semua kelebihan yang dimilikinya, dia mempunyai sifat yang kasar dan tak berperasaan. Arya tidak segan-segan memukul sampai babak beluk orang yang berani menganggunya . Pernah suatu hari, dia berantem dengan Roni yang telah menuduh merebut pacar orang lain. Naas bagi Roni, Arya tidak memberi ampun. Jika saja tidak dicegah kepala sekolah, mungkin kedua kaki Roni sudah patah. Aku tidak habis pikir padahal Roni teman karibnya. Tapi begitulah Arya, tidak ada toleransi untuk orang yang sudah menganggu ketenangannya. Dan aku, aku masih saja mencintainya dalam diam. Aku tidak berani melangkah walaupun cuman sejengkal. Aku takut nasibku seperti Asti yang dipermalukan didepan semua murid karna dengan beraninya mengirim surat cinta secara terbuka kepadanya. Oh ya, namaku Luna mustika. Sebenarnya aku tidak suka nama belakangku, menurutku itu terlalu mewah dan sedikit mistis. Bicara tentang mistis. Duniaku sangat dekat dengan hal samacam itu. Aku tinggal dengan bibiku, namanya bi Nora. Banyak orang yang datang kepada bibiku terutama saat malam hari. Mereka datang untuk menanyakan sesuatu ataupun meminta jimat. Jimat apa saja, jimat penglaris, jimat supaya suami istri akur, ada juga jimat pemikat atau kata lainnya pelet. Aku menyebut bibiku orang pintar tapi tetangga dan orang yang datang kepada bibiku menyebutnya dukun. Walaupun aku sudah biasa melihat segala ritual yang dilakukan bibiku namun aku tidak pernah tertarik untuk terjun lebih jauh dalam dunia mistis yang digeluti bibiku. Bibi pernah menawarku untuk memakai susuk biar orang yang melihatku menjadi suka padaku namun aku selaku menolaknya. Aku percaya masih ada laki-laki yang akan mencintaiku dengan tulus bukan karna wajahku. Dan karna wajahku yang jelek ditambah profesi bibiku yang tidak wajar membuatku menjadi bahan bully'an disekolah. Mereka mengejekku anak dukun. Mereka tidak mau dekat-dekat apalagi berteman denganku. Katanya takut, aku akan menggunakan kelebihan bibiku untuk membuat mereka celaka. "Makan tu gandum" kembali satu kantong menghujami tubuh Luna dan membuat seragam kotor. "Lagian ngapain sih kamu masih sekolah disini" "Iya, sekolah ini tu untuk orang-orang pintar dan kaya seperti kami" "Betul itu" sahut yang lain. Mereka benar sekolah ini memang untuk orang kaya tapi aku mempunyai otak yang cerdas. Aku layak ada disini. Aku tidak mengandalkan harta orangtuaku. Aku berusaha dengan kekuatanku sendiri untuk masuk ke sekolah ini. Banyak sekali umpatan yang ingin aku lontarkan kepada gadis-gadis sombong itu tapi percuma tidak akan ada hasilnya. Aku hanya akan semakin di bully jika melawan. Aku menatap nanar saat melihat Arya melintas didepanku. Dia hanya melihatku sekilas lalu meneruskan jalannya tidak peduli apa yang sedang aku alami apalagi membantuku. Aku pergi ke kamar kecil untuk membersihkan diri. Untung saja diloker ada seragam ganti jadi aku bisa belajar dengan baju bersih. Saat jam istirahat, aku memilih menyendiri ditaman belakang sekolah. Disana biasanya aku menyantap bekal makan siangku. Makanan dikantin mahal-mahal, kasian bibiku kalau aku menghabiskan uangnya cuman untuk makan siang. Lagian makanan rumahan lebih enak dan terjamin kebersihannya. Ada satu kebiasaanku setelah makan siang. Aku selalu menulis surat untuk Arya. Setelah itu aku menyelipkannya diloker Arya secara diam-diam. Aku pernah melihatnya senyum-senyum sendiri setelah membaca surat dariku. Aku pikir dia menyukai surat dariku karna itu aku selalu mengulangi menulis surat untuknya. Hari inipun sepulang sekolah, aku akan mengirim satu surat lagi padanya. "Apa yang kamu lakukan didepan loker Arya?" tanya Clara pacar Arya. Bersambung

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.1K
bc

TERNODA

read
199.1K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.3K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.9K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
31.0K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
67.2K
bc

My Secret Little Wife

read
132.3K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook