Your BabyDiperbarui pada Jan 25, 2022, 20:34
"Lidya?" Tanya Rendi kebingungan kenapa dia bisa satu ranjang dengan dirinya, "EH?!" Sontak dirinya terkejut menyadari apa yang telah terjadi.
"Lid, gua? Gua gak ada lakuin apa-apakan?" Dia mengintip dari balik selimut nya melihat bahwa tubuhnya bertelanjang bulat, "Astagfirullah!" Dia tampak panik dan kebingungan.
"Lid, gua gak bisa tanggung jawabin ini semua. Gua mau nikah."
"Ya gua juga gak minta pertanggung jawaban dari lo, gak usah GR."
"Lid, jangan keras kepala deh! Dengerin gua dulu. Gua gak tau ini nantinya bakalan kayak gimana kalau lu hamil gimana? Gua mau nikah, dah ada wanita yang gua cintai dan gua jaga komitmennya."
"Santai aja kali. Ngelakuin sekali gak bakalan bikin gua hamil, orang yang nikah bertahun-tahun aja belum tentu bisa hamil! Kenapa lu langsung mikir gua bakalan hamil hanya tidur semalam dengan lu?"
"Ya lu bisa ngomong gini lid, tapi kalau nanti beneran hamil gimana? Lu nangis, lu bingung harus gimana, terus lu minta pertanggung jawaban dari gua."
"Tenang aja ren, gua gak akan minta pertanggung jawaban dari lu, santai tenang aja. Kalau lu mau nikah, nikah aja gak usah mikirin gua." Lidya berdiri berjalan menuju kamar mandi.
"Lid, kalau lu hamil nanti, gugurin ya. Jangan dilahirin gua mohon, jangan sampai lu lahirin anak itu kalau lu hamil. Gua gak mau bikin lu menderita nanggung anak sendirian."