My Soul Is You - 76

2703 Kata

Calya mendesis. Menahan sakit dikepalanya yang kini berdenyut hebat. Memaksakan diri untuk membuka mata. Calya mengerjap-ngerjap. Berusaha menghalau rasa pusing, sembari memperjelas pandangannya yang memburam. Hal pertama yang tertangkap penglihatannya adalah tembok dengan cat dinding yang berbeda warna dengan cat di kamarnya. Astaga. Dia di mana sekarang? Mencangkul segala ingatan yang tertimbun rasa pusing. Calya berusaha mengais kembali ingatannya semalam. Apa yang sebenarnya terjadi? Merubah posisi berbaringnya yang tadi miring di sisi kanan menjadi terlentang. Calya menatap langit-langit kamar. Dia ingat, mendapat ajakan salah seorang temannya untuk menghadiri acara ulangtahun teman kuliahnya di sebuah klub malam. Awalnya Calya sempat ingin menolak. Tapi pada akhirnya memili

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN