BAB 53

1137 Kata

~POV Bian~ Aku menemukan kertas kecil yang terlipat di atas tikar. Huft ... Naya pergi, padahal sejujurnya aku masih ingin melihat senyumnya. Aku tak bisa berbohong bahwa dalam hatiku, aku ingin lebih lama menghabiskan waktu bersamanya, secara, kan sejak dia pindah sekolah, aku jadi jarang mengobrol dengannya. Aku membuka kertas kecil yang membuatku penasaran, karena aku ingat betul, aku tidak membawa kertas ke taman ini. Terlebih, kertas berwarna pink. Bukan aku banget. Makasih ya, Bi. Elo adalah Abang terbaik buat gue. Isi surat yang baru k****a yang bisa ku pastikan bahwa ini adalah tulisan tangan Naya, sahabatku. Ah, tadinya aku berpikir bahwa persahabatan ini akan bisa berujung pada ikatan yang memang sejak lama aku inginkan. Tapi, entah kenapa? Isi surat ini seolah menamparku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN