81

1125 Kata

Datang ke rumah Kayana adalah hal yang paling Dion dambakan. Dulu hampir setiap sore meskipun hanya sebentar Dion selalu menyempatkan waktu untuk datang. Dan kali ini seperti mengulang saat-saat itu, hatinya selalu berdebar jika melewati jalanan rumah Kayana. Berjam-jam Dion masih saja limbung. Hatinya terasa remuk, sedangkan matanya sering memerah menahan rasa sedih. Rasa gengsi sebagai laki-laki acap kali membuatnya bersikeras agar air matanya tidak menetes. Ia tidak mengerti apa yang harus ia lakukan untuk menggagalkan rencana pernikahan Kayana. Dion juga hampir kehilangan selera makan karena hal ini, tetapi untung saja tidak mempengaruhi pekerjaannya. Ia masih cukup profesional dalam bekerja. Semula Dion ingin datang melabrak Aksa. Melarang agar ia berhenti mengejar-ngejar Kayana la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN