Dion memberanikan diri datang ke rumah Kayana, untuk berpamitan dan mengucapkan selamat atas menjelang pernikahannya. Rasanya seperti mimpi buruk bagi Dion, mendapati kondisi seperti ini. Dulu ia selalu bermimpi bisa menjadi pasangan hidup Kayana sampai akhir, menemaninya melewati hari-hari indah dan sedih. Menjadi papa sambung untuk Erland dan mendampinginya hingga ia besar nanti. Rencana, impian harapan tinggalah kata-kata yang tidak mungkin terjadi. Kini Kayana akan bersiap menjadi Nyonya Aksa, sang pemilik hotel Noe. Mungkin secara materi, Kayana tidak akan kekurangan barang sedikit pun, namun untuk kasih sayang, Dion lebih dari cukup memiliki itu untuk Kayana dan Erland. Dengan yakinnya bertamu untuk yang terakhir kalinya sebelum ia pergi ke kalimantan. Ada ribuan tangis yang ia t

