Mobil melesat menuju sebuah hotel bintang lima di kawasan jalan Merdeka. Panitia menyewa Ball Room hotel itu untuk pertemuan. Memang tergolong mewah jika tujuannya menyewa tempat itu hanya sekedar untuk membahas agenda teknis. Jika melihat panitia yang begitu royal, dikalkulasikan budget pelaksanaan kegiatan ini pasti tidak sedikit. Setibanya di lobi hotel, Delina melihat ke sekeliling, meski ia sudah mulai terbiasa menjalankan perannya sebagai manajer sebuah band—salah satunya menghadiri meeting klien macam ini—tapi jujur saja, sepanjang ia bekerja sebagai manajer band baru kali ini ia mendatangi klien yang benar-benar all out dalam memperlakukan para artis udangannya. “Mereka ada di sana!” ucap Delina sambil menunjuk ke sebuah pojok ruangan di lobi itu. Ia bisa melihat Rico, dan yang l

