Capcai Rasa Air laut.

2040 Kata

"Baiklah," jawab Aina semangat. Mereka pun berjalan menuju mobil Andra untuk pergi ke tempat tujuan. “Ndra, apa kau tahu? Waktu aku menolongmu saat mabuk, hingga mengantarkanmu ke hotel, aku senang sekali salah satu mimpiku terwujud,” ucap Aina di tengah perjalanan. Andra mengerutkan dahinya heran. “Apa melihat pria mabuk menjadi impianmu?” “Bukan itu maksudku, tapi mobil mewahmu yang menjadi impianku sejak lama, dan saat aku membawamu ke hotel, itu adalah pertama kalinya aku menaiki mobil mewah,” ucap Aina penuh kebanggaan. “Murah sekali impianmu,” ejek Andra. “Ish.. sombong sekali," ketus Aina “Apa kau tidak bisa bermimpi yang lebih mahal lagi, seperti memiliki perusahaan sendiri, mempunyai hotel bintang lima, atau bisa membeli mall terbesar di kotamu?" “Aku tidak mau memberi har

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN