BAB 47

1526 Kata

BAB 47 Juragan Arga pulang dengan hati tak karuan. Ia masih berharap semua yang dicurigai polisi itu tak benar. Anggita, kenapa harus nama itu yang harus dinyatakan terlibat? Juragan Arga sudah menyayangi Anggita seperti adik sendiri. Mobil yang ditumpanginya sudah terparkir di garasi. Dia membuka pintu perlahan dan mendapati suasana ruang tengah yang lengang. Dia hanya menoleh ke arah tangga, tetapi tujuannya kali ini adalah teras belakang, di mana ada kamar Abimanyu di sana. Waktu sudah merangkak senja ketika dia menatap lelaki muda yang tengah memakai kaos lengan pendek dan sarung itu, tengah duduk pada kursi rotan di teras belakang. Abimanyu sedang memandangi hamparan tanaman yang didominasi oleh perdu melati pada tepian pagar. Wanginya menguar, membuat kerinduan Juragan Arga pada S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN