Chapter 18

1667 Kata

“Aish, sebentar!” teriak Angel sambil menggerutu. Ini hari Minggu, tetapi gangguan sudah datang bahkan saat hari masih sangat pagi. Saat pintu sudah terbuka, Rissa dan Jasmine langsung menyerbunya. Mereka berdua menyeret Angel ke arah sofa. “Bilang sama gua? Hari Jum’at sore kemarin, lu pergi ke mana?” berondong Rissa seraya berkacak pinggang. Matanya sudah melotot seperti seorang ibu yang sedang memarahi putrinya yang bandel karena terus bermain. Angel mengacak rambutnya sambil cemberut. Matanya masih setia terpejam. “Apaan sih, Riss? Gua masih ngantuk.” “E—eh, lu jangan tidur lagi!” Rissa segera menarik tubuh Angel yang akan kembali terbaring di atas sofa. Mata Angel tetap tidak terbuka meski tubuhnya dipaksa duduk oleh Rissa. “Woi, bangun, dong!” “Apasih, Riss ...? Gua ngantuk ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN