Cerita Lalu

1804 Kata

Hariz meneliti penampilan Kinanti beralih melihat sekilas Sadewo. Pria itu terlalu tampan untuk menjadi saingannya. Hariz merasa kesal karena Kinanti tetap memilih dan masih saja percaya dengan Sadewo lelaki yang jelas-jelas menyakitinya. Begitupun Sadewo ia tidak nyaman karena kehadiran Hariz. Ah, Sadewo merasa cemburu dan segera menepis pemikiran aneh yang sempat melintas. Mana mungkin Kinanti akan menjalin hubungan dengannya? Bahkan setelah beberapa tahun ini Kinanti juga masih sendiri. "Saya titip, Kinan. Pastikan dia baik-baik saja dan Haruka tak menyakitinya lagi, jika tidak aku akan mengambilnya menjauh darimu." Satu alis Sadewo terangkat. Pria itu memintanya menjaga Kinanti? Tanpa pria itu minta pun, tentu saja akan Sadewo lakukan karena sudah menjadi tugasnya. Lagian perteman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN