Rintik air hujan turun dari langit membasahi bumi. Kenangan-kenangan menyakitkan maupun mendebarkan saling berkeliaran membentuk ukiran jiwa. Luka tak kasat mata menelisik ke relung sukma menyesatkan pikiran. Air mata berlinang menyadarkan pada kenyataan jika rasa sakit itu ada. Jangan meremehkan mental seseorang, kejadian menyakitkan kadang kala bisa membunuh tanpa terasa. Hasrat kebahagiaan terus berkeliaran berharap menetap selamanya. Namun, itu hanya angan-angan belaka, sebab tidak ada kata selamanya ketika waktu masih berputar. Masa terus berganti sebagaimana takdir telah menentukan. Baik, buruk, hitam, putih, tumpang tindih saling mendahului. Ombak besar menerjang mengenyahkan kesenangan yang hanya bersifat sementara. Kembali, badai menyapu kegembiraan dengan kejadian tak dihara

