Chapter 14

1337 Kata

Rasa lelah seperti menggerogoti Heera sampai ke tulang, dia menyandarkan tubuhnya di pintu seraya membuka kunci dan masuk ke apartemennya. Keadaan di dalam begitu gelap. Ia melangkah dan kakinya tersandung sesuatu yang cukup berat dan mengeong di bawahnya. Heera berjongkok dan mengambil kucing gembul miliknya, kemudian menekan sakelar lampu hingga keadaan di ruangan berubah terang benderang. “Hey, Sha, apa kau lapar? Apa aku terlalu lama di luar?” tanyanya pada kucing dalam gendongannya. Heera membawa kucingnya berjalan ke dapur, membuka pintu lemari pantri dan mengeluarkan makanan kucing, kemudian menaruh kucing gembul itu di bawah. Sambil berlutut di lantai, Heera menatap kucingnya dengan senang. Setidaknya dia masih memiliki kucing ini sebagai teman hidunya, karena kini jauh dari oran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN