Heera menatap Yasabadra dengan kerutan di dahinya, dia pun menghela napas setelah beberapa saat bersamaan dengan ikatan sihir di tubuhnya yang juga dilepas. “Kau benar-benar Putra Mahkota Yasabadra? Bukankah kau hanya anak kecil saat kutemui?” Yasabadra hanya menatapnya tanpa membalas apa pun. “Oke, jadi bagaimana kau bisa ke duniaku?” tanya Heera lagi. “Aku ingin kau kembali ke Bashara bersamaku,” kata Yasabadra dalam bahasa Sansekerta. “Hah?” Heera terbengong semakin tak mengerti apa yang pria itu katakan. Jika di dunia sihir itu, dia bahkan bisa mengerti apa yang mereka katakan dan mereka mengerti apa yang dirinya katakan. Ini dunia modern, dunia yang asli di mana tak ada sihir, sudah tentu dia tak akan mengerti apa yang sang Putra Mahkota katakan. Heera berjalan mendekat tapi maca

