Ruangan pribadi Raja yang ada di bawah tanah itu terasa sunyi, hanya ada tarikan napas Heera dan Mara yang sedang saling tatap di depan cermin besar di depannya. Heera meragu sejenak, dia merasa sedikit takut untuk menyentuhnya. Akan tetapi, dia tetap menyentuh permukannya dan menunggu apa yang akan terjadi dengan hati berdebar. Selama beberapa saat tak ada apa pun selain pantulan tubuh Heera di cermin. Mereka menunggu dengan sabar, sampai tiba-tiba permukaan cermin mulai bergelombang. Heera menatapnya dengan fokus, entah bagaimana dia merasa seperti pikirannya ditarik masuk ke dalam cermin. Pemandangan di depannya adalah sebuah padang rumput hijau dan indah di bawah perbukitan. Warna hijau itu membentang sejauh mata memandang, suasananya begitu sejuk dengan suara gemerisik air sungai ya

