Setelah tiga hari dalam perjalanan menuju gunung Sitrama, Heera, Putra Mahkota dan yang lainnya akhirnya singgah di sebuah desa yang sudah cukup jauh dari Ibu kota. Berita tentang pemberontakan Putra Mahkota dan membawa lari calon Ratu kedua sudah tersebar ke seluruh negeri. Selama beberapa hari ini mereka selalu beristirahat di padang rumput atau di hutan, dan karena Heera membutuhkan makanan mereka pun perlu untuk singgah di sebuah kota atau desa. Di jalanan desa itu warganya terlihat sederhana, tak ada yang istimewa sama sekali. Desa ini berada di kaki gunung tempat mereka beristirahat semalam, semua warganya hanyalah petani. Bangunan pemukimannya cukup padat dengan banyak sekali kain-kain berbagai warna yang dijemur di depan setiap rumah. Rumah-rumahnya pun hanya terbuat dari bebatuan

