Chapter 46

2557 Kata

Sebuah kamar besar dan mewah yang semuanya dipenuhi dengan warna emas yang berkilauan. Lilin-lilin menyala di setiap sudut, jendela-jendela terbuka lebar dengan gorden-gorden sutera yang berterbangan tertiup angin malam. Satu sosok sedang duduk di sofa berwarna emas dengan bantalan dari beledu merah. Dia duduk dengan begitu tenang, sambil memejamkan matanya. Seekor burung elang datang dari langit, mendarat di ruangan itu dan berubah wujud menjadi Citaprada. Pria itu berlutut sebelah dengan kedua tangan terkatup di depan wajah. “Yang Mulia Maharaja, mereka sudah pergi.” Sosok Raja Wikrama bangun dari duduknya, dia berbalik memandang sang Panglima terhebatnya yang sedang berlutut dengan hormat. Mata beriris hitam yang terbiasa memandang dengan penuh kebijaksanaan kini berubah menajam denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN