Chapter 45

1831 Kata

Tiga hari kemudian. Selama tiga hari mereka ada di hutan ini, bersembunyi dan beristirahat. Putra Mahkoa masih membutuhkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan energi sihirnya. Mereka pun memikirkan tempat untuk pergi. Selain kamp militer di perbatasan, mereka tak bisa pergi ke mana pun. Empat orang berkumpul di depan bangunan batu, dalam pembicaraan yang mulai serius. Yasabadra jelas tidak bisa membahas hal serius sambil bermain-main seperti halnya Dresthabadra. Saat ini bisa dibilang mereka adalah orang-orang yang dicari oleh Raja, dan sudah pasti Raja memerintahkan para prajurit dan penyihir istana untuk menemukan keberadaan mereka. Saat ini mereka harus membahas langkah selanjutnya agar tidak ditangkap oleh Raja. “Jadi, apa kita akan pergi ke perbatasan?” tanya Heera. Mara mema

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN