“Jadi, apakah kita akan ke Ibu kota?” tanya Heera lagi. “Kita harus ke Ibu kota jika itu dekrit dari Ayahanda,” jawab Yasabadra. “Persiapkan keberangkatannya. Kita akan berangkat besok.” “Baik, Yang Mulia,” jawab Danawira kemudian undur diri. Setelah Danawira undur diri dari hadapan mereka, Yasabadra bangun dan berjalan meninggalkan tempat itu. Heera pun segera mengikutinya di belakang sambil mengangkat roknya. Dia sudah memutuskan besok akan menggunakan pakaian yang lebih sederhana. Mereka berjalan di koridor yang di kedua sisinya merupakan halaman kosong yang hanya diisi oleh rumput dan pepohonan rindang, hingga memberikan kesan yang sejuk. Atap koridor itu melengkung dengan motif-motif rumit yang terlukis. Kediaman pribadi Putra Mahkota terlihat sangat sederhana, bahkan tak banyak p

