Chapter 19

1259 Kata

“Zac, jangan membuatku jijik dengan drama,” ujar Heera dengan nada jijik. Zac menggeleng kembali. “Asal kau mau mendengarku. Aku tak ingin kita berpisah, oke?” Dengan wajah penuh dendam kesumat Heera menarik tangannya hingga terlepas dari genggaman Zac. Dia pikir bisa bersikap dingin pada pria ini, tapi kenyataannya amarahnya tetap menggulung di otaknya. “Aku sudah katakan tak mau lagi melihatmu.” Heera mengangkat tangannya dan menunjukkannya di depan Zac dengan tiga jari. “Kau berselingkuh dua kali, aku membiarkanmu, dan ini yang ketiga kalinya! Kau pikir aku keledai, yang bisa terus kau bodohi?” “Heera, aku minta maaf dan tak akan mengulanginya,” kata Zac seraya meraih tangannya. Heera menepis tangan Zac seraya mundur. “Jangan minta maaf lagi, aku sudah kenyang dengan maafmu.” Heer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN