Bab 23

1152 Kata

Joan terdiam setelah mendengar pertanyaan Arlo. Dia bingung harus menjawab apa mengingat status Arlo yang sudah menikah. Kalau kakak kelasnya itu masih sendiri, pasti dia mengiakan tanpa ragu. “Kenapa malah diam, Jo?” tanya Arlo sambil menatap gadis itu. “Ada yang bilang kalau diam itu artinya setuju. Berarti aku anggap kamu setuju,” tandasnya. “Loh, kok gitu!” Joan langsung melayangkan protes. “Aku ‘kan baru berpikir, Kak,” ucapnya beralasan. “Kamu kelamaan mikirnya. Keburu hari berganti,” tukas Arlo. “Pokoknya besok aku ke sini lagi begitu pulang dari kantor,” putusnya. “Kak Arlo tidak bisa mengambil keputusan sendiri seperti itu,” protes Joan lagi. “Aku tadi ‘kan sudah tanya kamu, tapi kamu tetap diam. Itu artinya kamu setuju.” Arlo tetap bersikeras pada kesimpulannya sendiri. Joa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN