33

1052 Kata

Aku terbangun dimana tidak ada Wijaya disampingku "sayang" panggilku membuatku turun dari ranjang dan mencari keberadaan Wijaya Setelah kami berhubungan pada saat matahari terbit Wijaya menggendongku ke ranjang dan langsung tertidur dalam pelukan Wijaya, sekarang aku bangun tanpa Wijaya disisi. Ketika aku beranjak aku mendengarkan suara dari kamar mandi dan Wijaya duduk di lantai dengan bersandar pada pinggiran kloset "Kenapa sayang?" tanyaku mendekati Wijaya Wijaya menggelengkan kepala "dari tadi aku muntah-muntah dan tidak ada yang keluar kecuali cairan dan banyak tapi sekarang malah gak keluar apa-apa bahkan cairan sekalipun" aku memijat leher belakang Wijaya dengan perlahan "kamu mau kan merawat orang tua ini?" Aku tersenyum "dibayar gak?" godaku Wijaya cemberut mendengar kata-kat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN